Pengertian Konstitusi

Dikutip dari blog.malavida.co.id, Konstitusi adalah norma politik dan pola hukum yang ditentukan dalam pemerintahan Negara biasanya dikodifikasi sebagai dokumen tertulis. Undang-undang ini tidak hanya detail, tetapi hanya mencerminkan prinsip-prinsip yang mendasari peraturan lain.

Dalam hal pembentukan negara, konstitusi menggunakan aturan dan prinsip entitas politik kemudian hukum, istilah ini khusus untuk mendefinisikan konstitusi nasional sebagai prinsip dasar politik, prinsip dasar hukum termasuk dalam pembentukan struktur, tata cara, kewenangan, dan tugas pemerintahan negara pada saat itu. hak dalam masyarakat suatu masyarakat. Kata konstitusi dapat diterapkan pada semua hukum yang mengatur penggunaan pemerintahan negara bagian.

Konstitusi Menurut Para Ahli

Berikut ini beberapa pengertian konstitusional menurut para ahli, di antaranya adalah:

1. Elizabeth. C. Wade
Konstitusi adalah manuskrip yang menjabarkan kerangka utama dan fungsi badan pimpinan serta menentukan prinsip-prinsip yang berlaku untuk badan tersebut.

2. KC. Wheare
Konstitusi adalah keseluruhan sistem ketatanegaraan dari sudut pandang sekelompok kekuatan pemerintah.

3. Herman sih
Herman Heller, konstitusi memiliki arti yang lebih penting dari pada konstitusi. Konstitusi tidak hanya legal tetapi juga sosiologis dan politik.

Herman Heller membagi konstitusi menjadi tiga pengertian, yaitu:

Ada konstitusi sosiologis, yaitu konstitusi yang mencerminkan keadaan politik masyarakat.
Konstitusi adalah erosi khusus, yaitu konstitusi merupakan kombinasi dari aturan-aturan yang hidup dalam masyarakat.
Konstitusi politik, yaitu konstitusi yang tertulis di salah satu teks sebagai undang-undang.
4. TIGA. Kuat
Menurut CF. Padat, konstitusi adalah salah satu asas yang didasarkan pada setiap pemerintahan, hak yang diatur, dan hubungan keduanya yang diatur.

5. Sri Soemantri
Konstitusi adalah naskah yang terdapat dalam bangunan negara dan sendi-sendi sistem pemerintahan.

6. Lasalle
Konstitusi adalah hubungan antara kekuatan-kekuatan dalam suatu kelompok jemaat yang memiliki kedudukan nyata dalam masyarakat, seperti pimpinan angkatan bersenjata, partai politik, dsb.

7. L. J. Van Apeldoorn
Dia berpendapat bahwa setiap konstitusi adalah masalah yang membutuhkan aturan tertulis dan tidak tertulis.

8. Koernimanto Soetopawiro
Dalam bahasa latin “cisme” atau Konstitusi yang artinya sama dengan Hukum (hukum) yang ditandai membuatnya berdiri. Dengan demikian, konstitusi memiliki makna kolektif.

9. Richard S. Kay
Konstitusi menggunakan implementasi aturan atau regulasi dalam hubungan waktu dengan masyarakat dan pemerintah. Konstitusionalisme menciptakan masa yang dapat menciptakan rasa aman karena ada pembatasan tata kelola pemerintahan yang diwajibkan sebelumnya.

10. Troli T. Friedrich
Konstitusi sebagai suatu kelompok kegiatan yang dibuat sebagai hasil dari penyebutan tas dan perempuan, namun ada pula yang menggunakan batasan dan diharapkan bila kekuatan tuntutan pemerintah tidak disalahkan oleh orang yang membutuhkan pekerjaan untuk memerintah.


Comments are Closed