10 Manfaat Kurma yang Jarang Diketahui, Meningkatkan Kesehatan Otak Hingga Jantung

Manfaat Kurma

Kurma adalah buah yang identik dengan bulan Ramadhan. Buah hitam-cokelat kecil ini memiliki rasa manis dan sering ditemukan, terutama selama bulan puasa. Kurma sering digunakan sebagai makanan ringan untuk Takjil atau untuk mengganggu menu cepat.

Tidak hanya selama bulan Ramadhan, kurma juga dapat ditemukan pada hari kerja dan biasanya disajikan sebagai makanan ringan untuk menemani kegiatan atau bahkan untuk menjamu tamu di rumah. Selain dimakan sebagai camilan lezat, ternyata kurma juga memiliki beragam manfaat kesehatan.

Beberapa kurma terkenal berasal dari Gaza, Mesir dan Arab Saudi. Dikenal karena kualitas tinggi dan rasanya yang manis, jenis ini dinilai lebih mahal daripada kurma lainnya.

10 Manfaat Kurma yang Jarang Diketahui, Meningkatkan Kesehatan Otak Hingga Jantung

Manfaat Kurma

Manfaat Kurma

Untuk mengetahui apa manfaat kesehatan dari kurma yang jarang diketahui, pertimbangkan ulasan berikut:

1. Menjaga kesehatan pencernaan

Bergantung pada varietas dan tahap kematangan, sekitar 6,4% hingga 11,5% kurma terdiri dari serat, khususnya jenis yang tidak larut.

Makanan yang kaya serat tidak larut dapat membantu memperkuat feses dan memperlancar pencernaan. Dengan kata lain, makan makanan berserat setiap hari (sekitar 25-30 gram per hari) dapat mencegah masalah diare dan sembelit.

Selain itu, kandungan fenolik yang tinggi dalam buah ini membantu membersihkan usus, berpotensi mengurangi risiko kanker usus besar.

2. Pencegahan risiko diabetes

Meskipun rasanya manis, makan kurma tidak secara langsung meningkatkan risiko diabetes. Sebaliknya, kandungan serat dalam buah nabi ini akan membantu Anda mengurangi risiko diabetes. Serat tidak larut dicerna lebih lambat di perut, membantu tubuh untuk lebih mengontrol kadar gula darah.

3. Meningkatkan kesehatan tulang

Buah ini mengandung selenium, mangan, tembaga, dan magnesium yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang dan merupakan bagian integral dari perkembangan dan kekuatan tulang sehat, terutama ketika orang mulai menua dan tulang mereka perlahan melemah. Semua nutrisi ini telah dipelajari untuk potensinya dalam mencegah osteoporosis.

Kurma mengandung banyak mineral yang menjadikannya makanan super untuk menguatkan tulang dan melawan penyakit atau kondisi yang menyebabkan hilangnya tulang rapuh, seperti osteoporosis.

4. Mencegah anemia

Kulit yang mudah lelah dan pucat adalah dua gejala utama dari kekurangan zat besi, juga dikenal sebagai anemia. Kurma telah terbukti mengandung zat besi tinggi, jadi ada baiknya digunakan sebagai sumber makanan untuk mencegah anemia.

Kadar zat besi yang tinggi pada kurma akan membantu pembentukan sel darah merah, meningkatkan energi dan kekuatan, mengurangi kelelahan dan kelesuan. Selain itu, kurma memiliki kandungan mineral yang tinggi, berguna untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan.

5. Mencegah alergi

Tidak banyak orang tahu bahwa kurma mengandung sulfur organik. Pada kenyataannya ini bukan elemen yang mudah ditemukan dalam makanan, tetapi sulfur organik memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk pengurangan reaksi alergi dan alergi musiman.

Karena itu, sangat baik bagi penderita alergi untuk mengkonsumsi kurma sebagai pencegahan dan pengobatan alternatif.

6. Meningkatkan kapasitas otak

Penelitian telah menemukan bahwa kurma dapat membantu proses peradangan, seperti interleukin 6 (IL-6) di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Tidak hanya itu, penelitian pada hewan juga menunjukkan bahwa ia bekerja untuk mengurangi aktivitas protein beta amiloid. Zat ini bisa membentuk plak di otak dan menyebabkan kematian sel otak jika kadarnya terlalu tinggi.

Manfaat kurma untuk kesehatan otak masih dikaitkan dengan antioksidan flavonoid untuk mengurangi peradangan di otak.

7. Meningkatkan kesehatan jantung

Kurma mengandung banyak vitamin dan mineral yang bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan jantung Anda.

Mineral terkandung pada kurma, termasuk magnesium dan kalium. Kedua mineral ini dapat membantu menurunkan tekanan darah ke tingkat yang lebih sehat. Selain itu, kandungan serat dalam buah ini juga membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Selain itu, buah ini juga mengandung asam fenolik antioksidan yang terkenal dengan sifat anti-inflamasinya. Asam fenolik diyakini dapat membantu mengurangi risiko hipertensi, hal

Baca Juga :


Comments are Closed