Pengertian Kelangkaan Dan Contoh Serta Faktor Penyebabnya

Pengertian Kelangkaan

hammerasli.co.id – Definisi kekurangan Kekurangan adalah keadaan di mana kita tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk memenuhi semua kebutuhan kita. Kata singkat dikurangi karena jumlah yang dibutuhkan lebih besar daripada jumlah barang dan jasa yang tersedia.

Kelangkaan tidak berarti bahwa segala sesuatu sulit ditemukan atau ditemukan. Kelangkaan juga dapat berarti bahwa perangkat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan jumlah tidak seimbang dengan kebutuhan yang harus dipenuhi. Kelangkaan memiliki dua arti:

  • Alat kepatuhan tidak cukup untuk memenuhi permintaan.
  • Untuk menemukan cara memenuhi kebutuhan, diperlukan pengorbanan kepada orang lain.

Masalah kelangkaan selalu berhadapan dengan masalah bagaimana seseorang dapat memenuhi banyak kebutuhan dan metode kepuasan yang berbeda, yang terbatas. Dalam menghadapi kekurangan, ekonomi memainkan peran penting dalam massa ekonomi, yang, pada kenyataannya, cara kita dapat menyeimbangkan antara keinginan untuk sumber daya yang terbatas dan kebutuhan yang memuaskan terbatas. Jika sumber daya dapat digunakan untuk menghasilkan alat kepuasan dalam jumlah terbatas, dikatakan bahwa ini adalah kurangnya sumber daya.

Faktor-faktor yang menyebabkan kekurangan dan contoh

Pengertian Kelangkaan

Sumber daya terbatas

Alam menyediakan sumber daya yang melimpah. Namun, jumlah mereka masih terbatas, terutama jika orang dibudidayakan dengan sia-sia. Meskipun sumber daya ini dapat disegarkan atau tersedia secara bebas, sumber daya ini akan berkurang dan akhirnya habis.

Contoh: Orang menggunakan air, air bersih, terutama untuk minum, mandi, mencuci pakaian, mencuci piring, dan sebagainya. Di kota-kota besar untuk mendapatkan air bersih sangat sulit. Mereka harus membeli air dari PAM (perusahaan air). Ini menunjukkan bahwa ketersediaan air sangat terbatas.

Perbedaan lokasi geografis

Sumber daya alam biasanya tidak merata di setiap daerah. Ada banyak daerah subur, ada daerah kaya mineral. Namun, beberapa tidak membuahkan hasil dan selalu kekurangan air. Perbedaan ini menyebabkan sumber daya menjadi langka dan terbatas, terutama untuk daerah yang tidak memiliki sumber daya yang melimpah.

Populasi meningkat

Pertumbuhan populasi selalu lebih cepat daripada pertumbuhan barang dan jasa. Ini diamati oleh ekonom Thomas Malthus. Menurutnya, jumlah orang yang tumbuh secara geometris (1, 2, 4, 8, 16, dll). Sementara total produksi meningkat, hitungan mundur (1, 2, 3, 4, 5, dll.) Harus dibalik.

Contoh: Pekerja kasar, tidak berpendidikan atau berketerampilan rendah dan kurangnya keahlian dalam pekerjaan tertentu seperti karyawan, operator dan utusan.

Kemampuan produksi terbatas

Kapasitas produksi ini didukung oleh faktor-faktor produksi yang digunakan. Sebagai contoh, kapasitas produksi terbatas karena faktor manusia masih bisa sakit, lelah atau bosan. Mesin produksi juga dapat rusak dan aus. Selain itu, kendala produksi juga didefinisikan sebagai perkembangan teknologi yang tidak sama. Di negara maju, teknologi berkembang sangat cepat. Pada saat yang sama, di negara-negara berkembang, meningkatnya permintaan barang dan jasa masih lebih cepat daripada perkembangan teknologi.

Bencana alam

Bencana alam adalah faktor perusak yang berada di luar kekuatan dan kemampuan manusia. Meskipun sebagian besar bencana disebabkan oleh aktivitas manusia itu sendiri. Banjir, gempa bumi, tanah longsor, kebakaran hutan, dll. Mereka telah menyebabkan kerugian besar. Kerusakan bangunan, bisnis, sumber daya alam, dan bahkan kematian korban bencana alam.

Artikel Lainnya :


Comments are Closed